Tinggalkan komentar

RUU PPN Disetujui DPR

Setelah lebih dari empat tahun, akhirnya RUU Tentang Perubahan Ketiga UU No. 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan JAsa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah disetujui oleh DPR. Empat tahun silam, tepatnya 31 Agustus 2005, Presiden SBY menyerahkan RUU tersebut kepda DPR untuk dibahas bersama-sama dengan Pemerintah. Baru hari Rabu, 16 September 2009, kesepuluh fraksi yang ada menyetuji secara aklamasi RUU tersebut untuk ditetapkan menjadi Undang-Undang.

UU tersebut akan berlaku mulai 1 April 2010.

Beberapa hal pokok yang mengalami perubahan adalah:

  • Dalam rangka pemenuhan gizi rakyat Indonesia dengan tersedianya sumber gizi yang harganya terjangkau, maka daging segar, telur yang belum diolah, susu perah, sayuran segar, dan buah segar ditetapkan sebagai barang kebutuhan pokok yang tidak dikenakan PPN.
  • Untuk menghindari pengenaan pajak berganda terhadap suatu objek pajak yang sama, maka objek tertentu yang sudah dikenakan pajak daerah dikecualikan dari pengenaan PPN. Objek pajak dimaksud adalah barang hasil pertambangan galian C, makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung dan sejenisnya, jasa perhotelan, jasa boga atau katering.
  • Mempertegas bahwa jasa keuangan yang dilakukan oleh siapapun termasuk perbankan syariah tidak dikenakan PPN.
  • Tarif tertinggi PPnBM disepakati naik dari 75 persen menjadi 200 persen. Ini untuk memberi ruang kepada pemerintah dalam rangka melaksanakan regulasi.
  • Barang yang jika dikonsumsi dapat merusak kesehatan dan moral masyarakat, seperti miras, tidak lagi sebagai barang mewah, karena lebih tepat dikategorikan sebagai barang kena cukai.
  • Barang hasil pertanian yang diambil lagnsung dari sumbernya tetap sebagai barang kena pajak yang pengenaan PPN-nya akan menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan atau deemed pajak masukan.
  • Pemberian pengembalian PPN dan PPnBM atas barang bawaan yang dibawa keluar daerah pabean oleh orang pribadi pemegang paspor luar negeri (turis asing) dengan syarat nilai PPN minimal Rp500.000

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: