5 Komentar

Sunset Policy : Soft Tax Amnesty

Tidak terasa sudah sembilan bulan UU No. 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga UU No. 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan berlaku. Salah satu kebijakan penting yang menjadi perhatian banyak pihak adalah Sunset Policy. Antusiasme masyarakat untuk menyambut kebijakan ini tidak sedahsyat yang diharapkan Pemerintah (DJP). Banyak tulisan tentang Sunset Policy ini sudah dipublikasikan, baik melalui media cetak, audio, maupun online. Tulisan berikut mencoba untuk mengupasnya dari sisi lain yang selama ini belum terungkap.
Mengapa harus Sunset Policy?
Pada tahun 2005 silam wacana untuk memberlakukan pengampunan pajak (tax amnesty) yang sudah dari zaman dahulu muncul, sebenarnya sudah mendapat sambutan positif dari pemerintah. Hal ini terlihat dari keinginan Menteri Keuangan waktu itu (Yusuf Anwar) untuk menyusun draft Undang-Undang Pengampunan Pajak. Tim Review untuk mengkaji dan mereview draft tersebut juga sudah terbentuk dan bekerja dengan baik. Sayangnya, pokok-pokok pikiran beserta draft RUU-nya belum sempat sampai ke Presiden SBY, Yusuf Anwar keburu diganti. Upaya untuk menyusun Tax Amnesty tidak dilanjutkan.
Tax Amnesty sebenarnya dapat dibedakan menjadi Soft Tax Amnesty dan Hard Tax Amnesty. Soft Tax Amnesty memungkinkan untuk memberikan pengampunan atas sanski administrasinya, sementara Hard Tax Amnesty memberikan pengampunan atas Sanksi Pidananya. Untungnya, untuk mengantisipasi gagalnya RUU Tax Amnesty, pemerintah memasukkan Soft Amnesty ke dalam batang tubuh RUU KUP, yaitu dalam Pasal 37A.
Pasal 37A ini hanya berlaku satu tahun, yaitu tahun 2008 saja. Karena berlakunya hanya dalam jangka waktu sangat singkat, yaitu di tahun pertama, maka kebijakan ini disebut Sunset Policy. Sunset sendiri berarti matahari yang hampir tenggelam. Sama dengan matahari yang hampir tenggelam (sunset), ketentuan (policy) yang ada dalam PAsal 37A UU KUP pun akan berakhir (tenggelam) pada 31 Desember 2008.

5 comments on “Sunset Policy : Soft Tax Amnesty

  1. ada sisi lainnya lagi gak?

  2. Selamat pagi pak nyoman. nama sy bramantya saputro, maba stan 2008, d3 adm pajak. suka bloging jg. kalo sempet main ke blog saya ya pak. mohon bimbingannya pak

  3. pak. bisa saya minta latar belakang mengapa sunset policy itu muncul. dan apa nanti tidak akan menimbulkan cheating seperti di negara colorado yang menerapkan tax amnesty.

  4. maaf pak, apa ada negara lain yang menerapkan sunset policy sama dengan negara kita? Negara mana pak? Makasih

  5. tanya pak…teori yang mendasari sunset policy itu apa ya pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: