10 Komentar

Mengapa Orang Kaya Makin Kaya, Orang Miskin Makin Miskin?

Orang kaya adalah orang yang selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki, sementara orang miskin adalah orang yang masih merasa kekurangan dari apa yang sudah dimilikinya. Orang kaya, karena dalam pikirannya sudah terpola/terprogram bahwa dia sudah kaya, akan mudah menambah kekayaannya. Mereka selalu bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas keberlimpahan yang mereka terima. Rasa berkelimpahan ini akan menerus mempengaruhi pikiran bawah sadar bahwa kita sudah kaya dan akan terus bertambah kaya. Sementara orang miskin, akibat sudah terprogram dalam pikirannya bahwa mereka masih terus merasa kurang dari apa yang dimilikinya, akan sangat susah untuk mengubah pola pikirnya untuk minimal merasa kaya dan bersyukur serta berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang telah dimilikinya. Orang kaya akan selalu berfokus pada apa yang sudah dimiliki, sementara orang miskin akan senantiasa berfokus pada apa yang belum dimilikinya.

Untuk bisa menjadi kaya, minimal kita harus mengubah dulu pola pikir (mindset) kita bahwa kita sudah kaya, bersyukur dan berterima kasih bahwa kita sudah berkelimpahan. Kalau saja kita bisa mensyukuri bahwa segala sesuatunya adalah berkat/rahmat/waranugraha Tuhan, maka kita akan berkelimpahan berkat/rahmat/waranugraha. Kita akan semakin kaya. Sementara kalau pikiran kita masih berfokus pada apa yang belum kita miliki dan tidak mau bersyukur atas apa yang sudah kita punyai, maka kita akan semakin miskin. Oleh karena itu, orang kaya akan semakin mudah bertambah kaya, sementara orang miskin akan bertambah susah untuk menjadi kaya, bahkan akan semakin miskin. Anda pilih yang mana?

10 comments on “Mengapa Orang Kaya Makin Kaya, Orang Miskin Makin Miskin?

  1. Saya pilih Kaya hati. Kaya hati berarti sehat hati. Kalau hati sehat maka organ tubuh yang lain turut sehat, fit dan energik. Sehingga produktifitas dan kualitas hidup meningkat dan bermanfaat. Kalau sudah gitu apakah masih takut miskin?

    Ayo Bangkit Indonesiaku!

    • kenapa gak pilih kaya hati dan kaya harta? bukankah itu lebih baik? kebanyaqan orang indonesia berpikir bahwa uang dan kekayaan itu bukan segalanya, emang benar, tapi bukan berarti uang dan kekayaan itu tidak penting…. menurutku itu mindset yang tidak memberdayakan…. mulai sekarang jangan katakan “biar miskin asal bahagia” tapi dibalik “biar kaya asal bahagia”

      semoga perekonomian indonesia tidak lagi dijajah oleh cina dan bangsa lain di tahun mendatang….

  2. Setuju Pak! Kita mesti kaya hati, bahkan mempunyai hati seluas samudera. Akan tetapi, terlebih dahulu kita mesti memprogram pikiran kita karena segala sesuatunya bersumber dari pikiran. Dunia luar kita merupakan cerminan dari pikiran kita. Dunia nampak sebagaimana kita memandangnya.

  3. Saya juga setuju Pak..!!
    Buat apa kaya harta kalo miskin hati.. Apalagi kalau kaya harta ditempuh dengan cara yang salah, maka hidup susah tidur pun tak nyenyak, dikejar rasa was-was.
    Lebih baik kaya hati saja, walaupun hidup pas-pasan asal diperoleh dengan cara yang benar maka akan membawa ketentraman jiwa, dan berdampak pada hidup yang sehat.

  4. Orang Kaya diukur dari seberapa banyak Harta yang diSumbangkannya – bukan dari banyak harta yang dimiliknya!
    gimana pak?

  5. Kalo saya pilih Kaya Harta, kaya hati serta kaya segala2nya,
    huehuehuh, maruk amat.
    Ga ko, saya mah nyantai aja, life goes on, mau kaya kek, mau miskin kek,
    yg penting ganteng (lho?)…

  6. […] penyampaiannya, I Nyoman Widia, Ketua Prodi Akuntansi STIE TN, yang juga seorang motivator memaparkan […]

  7. saya sangat salut dengan pendapat anda, bahwasannya manusia harus bersyukur kepada tuhannya, akan tetapi ada pula kita harus merasa miskin dalam konteks tertentu, suatu misal dalam bidang ilmu pengetauhan, dalam bidang ibadah kepada kholik. hal ini diperkuat denganargumentasi: dalam sebuah hadis jg dituturkan bahwasannya semakin kita bersekur maka nikmat Allah akan bertambah, dan kalau tidak Bersyukur, maka azab Allah sangat pedih. artikel ini telah memberikaninspirasi bagi saya untuk membenahi mindset saya. Thanks and GOOD LUCK

  8. sehat hati,sehat mata ,sehat pikiran pangkal sukses menggapai asa kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: