Februari 8, 2010

Negara Kaya Raya Memberikan Bea Siswa

Negara kaya raya yang masih tetangga Indonesia, Brunei Darussalam, menawarkan beasiswa untuk tahun akademik 2010-2011.

Bagi yang berminat, silakan mengunjunginya di sini.

Semoga bermanfaat.

Februari 3, 2010

Sebagian (lagi) Wajah Baru Kampus STAN 2010

suasana di kelas baru

Januari 29, 2010

Nutrisi Mental Buat (Calon) Pebisnis

Untuk bisa kaya secara materi, terlebih dahulu kita harus kaya di dalam benak/pikiran kita. Secara mental, kita harus kaya dulu. Setelah itu baru kekayaan materi akan mengikuti kita. Sepanjang mental kita belum kaya, maka materi yang kita punyai akan berkurang terus. Oleh karena itu, edukasilah terlebih dahulu pikiran, baik pikiran sadar, maupun (terutama) pikiran bawah sadar kita.

Bagaimana caranya agar pikiran dan mental kita menjadi kaya?

Salah satu cara agar pikiran kita selalu dan terus kaya adalah dengan menjaga nutrisi mental kita. Asupan-asupan berupa informasi yang kita berikan kepada mental pikiran kita akan sangat mempengaruhi cara berpikir kita. Untuk itu, kita harus memberikan asupan nutrisi yang bagus buat pikiran kita.

Bagi Anda yang ingin terjun ke dalam dunia bisnis, sebelum memulai, sebaiknya Anda kaya terlebih dahulu secara mental. Hal ini sangat perlu agar perjalanan bisnis Anda bisa menuai kesuksesan. Bacalah buku-buku yang mengarahkan Anda untuk berpikir dan mempunyai mindset sukses.

Bahan bacaan tersebut dapat Anda lihat DI SINI

Januari 29, 2010

Pemberian Fasilitas Perpajakan untuk Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan

Konsumsi energi tiap hari terus bertambah. Selama ini Indonesia lebih banyak menghandalkan energi fosil sebagai sumber energi utama. Akibatnya, cadangan energi fosil yang dimiliki Indonesia makin berkurang. Sementara itu, Indonesia sebenarnya memiliki sumber energi lainnya yang keberadaannya tidak akan pernah habis sepanjang pengelolaannya benar. Tidak pernah habis karena sumber energi ini memiliki sifat yang dapat diperbaharui.

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar yaitu tenaga air sebesar 75 GW, panas bumi sebesar 27 GW, biomassa sebesar 50 GW, mini/mikrohidro sebesar 500 MW, serta tenaga surya dan angin. Namun pemanfaatannya dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional masih relatif rendah. Pada tahun 2008, tercatat pemanfaatan energi air lebih kurang  4300 MW (hidro skala kecil dan besar), panas bumi sebesar 1189 MW, biomassa 445 MW, tenaga surya sebesar 14,1 MW, dan tenaga angin sebesar 1,4 MW. Secara total pemanfaatan energi terbarukan tersebut baru memenuhi 5% dari pangsa energi primer di Indonesia.

Untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan ini, pemerintah perlu campur tangan agar investor tertarik menanamkan modalnya di Indonesia. Salah satu bentuk campur tangan pemerintah adalah dengan memberikan fasilitas perpajakan. Walaupun selama ini pemerintah sudah memberikan fasilitas perpajakan, namun pemberian itu belum optimal sebagai upaya menarik investor. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan fasilitas tambahan yang masih memungkinkan untuk diberikan.

Fasilitas perpajakan yang dapat diberikan tentunya tetap berpegang pada ketentuan perpajakan yang ada. Pemerintah tidak mungkin memberikan fasilitas perpajakan yang tidak diatur atupun bertentangan dengan Undang-Undang di Bidang Perpajakan.

Dalam Program 100 Hari Kabinet Indonesia Bersatu II, Pemerintah berjanji menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Pemberian Fasilitas Perpajakan untuk Pemanfaatan Energi Terbarukan. Sesuai dengan janjinya, Menteri Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21/PMK.011/2010 tanggal 28 Januari 2010 tentang Pemberian Fasilitas Perpajakan dan Kepabeanan untuk Kegiatan Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan.

Ada empat bentuk fasilitas yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan tersebut, yaitu: (1) Fasilitas Pajak penghasilan; (2) Fasilitas Pajak Pertambahan Nilai; (3) Fasilitas Bea Masuk; dan (4) Fasilitas Pajak Ditanggung Pemerintah. Hal ini diatur dalam Pasal 2 PMK tersebut.

Untuk Pajak Penghasilan, fasilitas masih tetap mengacu kepada ketentuan yang diatur dalam Pasal 31A Undang-Undang Pajak Penghasilan yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2007 Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-Daerah Tertentu sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2008.  Fasilitas tersebut meliputi: (a) pengurangan penghasilan neto sebesar 30% dari jumlah penanaman modal yang dibebankan selama 6 tahun masing-masing 5% setahun; (b) penyusutan dan amortisasi dipercepat; (c) Pengenaan PPh Pasal 26 atas dividen sebesar 10% atau tarif yang lebih rendah menurut P3B; dan (d) tambahan kompensasi kerugian maksimal 5 tahun.

Apabila sang pengusaha di bidang pemanfaatan sumber energi terbarukan melakukan impor barang berupa mesin dan peralatan, baik dalam keadaan terpasang maupun terlepas, tidak termasuk suku cadang, maka atas impor tersebut dikecualikan dari pungutan PPh Pasal 22 Impor. Menteri Keuangan memang diberi wewenang untuk memberikan fasilitas ini atas dasar Pasal 22 Undang-Undang PPh.

Kedua bentuk fasilitas PPh ini diatur dalam Pasal 3 dan PAsal 4.

Selain pembebasan dari pungutan PPh Pasal 22 Impor, pengusaha yang mengimpor barang seperti di atas juga dibebaskan dari pengenaan PPN impor. Berdasarkan Pasal 5 peraturan ini, tata cara pembebeasan dari pengenaan PPN disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2001 tentang Impor dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu yang Bersifat Strategis yang Dibebaskan dari Pengenaan PPN sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PP Nomor 31 Tahun 2007.

Dalam Pasal 6 diatur mengenai fasilitas kepabeanan berupa pembebasan bea masuk sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 176/PMK.011/2009 tentang Fasilitas Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Mesin Serta Barang dan Bahan untuk Pembangunan atau Pengembangan Industri Dalam Rangka Penanaman Modal, beserta perubahannya. Di samping itu, pembebasan bea msuk juga diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.011/2008 tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Barang Modal Dalam Rangka Pembangunan dan Pengembangan Industri Pembangkit Tenaga Listrik Untuk Kepentingan Umum, beserta perubahannya.

Fasilitas terakhir yang diberikan adalah fasiliats pajak ditanggung pemerintah. Misalnya atas impor barang tertentu yang tidak dimungkinkan untuk diberikan fasilitas berdasarkan UU Perpajakan, maka atas impor tersebut tetap dipungut pajak, tetapi beban pajak menjadi tanggungan pemerintah. Pemerintah membayari (mentraktir) beban pengusaha dengan menggunakan anggaran yang ditetapkan dalam APBN. Oleh karena itu, pagu anggaran sangat tergantung dari hasil pembahasan APBN di DPR.

Mudah-mudahan dengan adanya berbagai bentuk fasilitas ini, pemanfaatan sumber energi terbarukan menjadi semakin meluas, sehingga ketergantungan Indonesia pada sumber energi fosil bisa berkurang. Dengan demikian, ketahanan energi nasional dapat terus dipertahankan.

Januari 20, 2010

Sebagian Wajah Baru Kampus STAN

Januari 12, 2010

Memilih Makanan

Mari kita berandai-andai sejenak. Andaikan Anda memenangkan sebuah lelang kuda pacuan pada sebuah lelang internasional. Kuda itu berhasil Anda bawa pulang setelah Anda menawar dengan harga tertinggi, yakni USD 1,000,000.00. Sementara itu, di rumah Anda sudah memiliki banyak kuda peliharaan, tetapi harganya rata-rata Rp10.000.000,00.

Sesampainya di kandang, kuda hasil lelang itu Anda tempatkan bareng dengan kuda-kuda lainnya. Saat Anda akan memberinya makan, apakah Anda akan memberikan makanan yang sama dengan kuda-kuda yang lain? Tentu tidak. Anda pasti akan memberikan makanan yang terbaik di banding dengan rekan-rekannya.Tidak mungkin Anda akan memberikan makanan sisa ataukah makanan apa adanya.

Keputusan Anda untuk melakukan diskriminasi adalah logis. Dilihat dari harganya saja sudah bagaikan bumi dan langit. Belum lagi bagaimana Anda memberikan value dan persepsi atas kuda itu, sehingga Anda tak segan-segan merogoh kocek superdalam hingga satu juta dolar Amerika. Penghargaan Anda terhadap seekor kuda ini tentunya akan mendorong Anda untuk merawat kuda itu secara khusus, sangat berbeda dengan kuda-kuda lainnya.  Salah satunya adalah dengan memberi makanan khusus dan tidak akan memberikan makanan sembarangan.

Terhadap seekor kuda saja Anda akan memperhatikan betul makanan yang diberikan. Bagaiamana dengan tubuh Anda? Sudahkan Anda memperhatikan, memilih, ataupun memilah-milah setiap makanan yang akan dimasukkan ke dalam tubuh?

Semuanya itu tergantung bagaimana persepsi Anda terhadap tubuh dan kesehatan tubuh Anda.

Desember 31, 2009

Rahasia Untuk Mendapatkan Segala Sesuatu Yang Anda Inginkan

Sebagai ungkapan rasa terima kasih saya kepada Anda yang telah mengunjungi blog saya hari ini, sehingga blog ini berhasil mencapai hits 100.000 sebelum berakhirnya tahun 2009, bersama ini saya memberikan bonus berupa sebuah e-book yang ditulis oleh Joe Vitale.

Karya Joe Vitale yang sangat fenomenal ini bisa dijadikan bahan bacaan di penghujung tahun 2009, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang tentunya akan sangat berguna untuk diterapkan dalam tahun 2010 dan seterusnya.

Saya tidak perlu menjelaskan isi buku ini agar Anda penasaran. Kesuksesan saya hari ini bisa mencapai hits 100.000 pun salah satunya adalah berkat buku ini. Untuk itu, silakan unduh di sini.

Desember 31, 2009

Detik-Detik Akhir 2009, Saatnya Menuju 100.000 Hits

Dua setengah tahun yang lalu, tepatnya tanggal 23 Juni 2007, blog kesayangan saya ini, mulai dilahirkan ke dunia maya. Saat itu, suasana kebingungan menyelimuti diri saya. Saya harus nulis apa? Kalau saya membuat tulisan, kemudian ada orang yang membaca, bagaimana komentar orang itu terhadap tulisan saya? Masih banyak pertanyaan lainnya yang menghantui diri saya. Tentunya pikiran-pikiran membatasi itu akan menghambat saya untuk menuangkan ide-ide maupun pemikiran-pemikiran untuk dipublikasikan di blog ini.

Seiring dengan perjalanan waktu, akhirnya saya mulai mencurahkan pemikiran-pemikiran saya, walau hanya sebagian kecil saja yang terealisasi. Sebagaimana penulis amatiran lainnya, saya juga terserang penyakit untuk selalu bisa menghasilkan tulisan yang superdahsyat. Keinginan sudah menggebu-gebu untuk menulis, tetapi karena ada perasaan khawatir bahwa tulisan yang muncul adalah tulisan ala kadarnya, bukan tulisan yang hebat sebagaiamana yang diinginkan semula, akhirnya hasrat besar itu, hanya menghasilkan tulisan seadanya.

Kontinuitas tulisan juga belum terjaga dengan baik. Bahkan pernah dalam satu bulan, tak ada satu tulisan pun yang muncul di blog ini. Terkadang juga saya menyalin tulisan orang lain (biasanya tulisan Brian Tracy) untuk saya posting. Hal ini saya lakukan tatkala belum ada ide untuk ditulis. Atau kebanyakan ide tetapi bingung memilih ide yang mana yang akan ditulis.

Begitulah, pasang surut blog ini. Akhirnya, di penghujung tahun 2009 ini, hits blog ini sudah mendekati 100.000 hits. Saya yakin hari ini akan bisa menembus angka 100.000.

Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari peran Anda yang bersedia mengunjungi dan melihat-lihat tulisan yang ada. Saya mengucapkan banyak terima kasih. Tidak lupa, saya juga memohon maaf kepada Anda, khususnya kepada Anda yang sudah memberikan komentar, tetapi saya belum sempat membalasnya. Mudah-mudahan mulai saat ini saya akan tambah rajin membalas komentar Anda.

Akhirnya, Selamat Tahun Baru 2010. Semoga di tahun 2010 kinerja kita makin menjulang.

Salam superdahsyat,

I Nyoman Widia

Desember 30, 2009

Doa Khusus untuk Bapak Bangsa, Tokoh Pluralisme…….

Om Suastiastu,

Om Swarganthu Pitaro Dewa
Swarganthu Pitaro Ganam
Swarganthu Pitaro Sarwa
Ya Namah Swadah

Om Moksanthu Pitaro Dewa
Moksanthu Pitaro Ganam
Moksanthu Pitaro Sarwa
Ya NAmah Swadah

Om Sunyanthu Pitaro Dewa
Sunyanthu Pitaro Ganam
Sunyanthu Pitaro Sarwa
Ya Namah Swadah

Om Murcyanthu Pitaro Dewa
Murcyanthu Pitaro Ganam
Murcyanthu Pitaro Sarwa
Ya Namah Swadah

Om Shanti Shanti Shanti Om

Desember 29, 2009

Membongkar Gurita Cikeas

Buku Membongkar Gurita Cikeas memang fenomenal. Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan buku-buku itu di toko buku. Bahkan ada yang berani membayar sampai Rp300 ribu, padahal harga resminya dibanderol Rp36 ribu. Satu distributor di Surabaya bisa menjual 250 buku dalam waktu tiga hari.

Di tengah-tengah rasa penasaran terhadap isi buku itu, saya mendapat kiriman email dari seorang kawan. Isinya adalah sebuah e-book dengan judul di atas. Buku dalam bentuk e-book ini jauh lebih ringkas dari aslinya karena ternyata buku ini hanya memuat tulisan tanpa ada gambar/foto seperti aslinya.

Rasa keingintahuan publik sedikit terobati dengan adanya versi e-book ini. Anda pun, jika berminat, dapat mengunduhnya di sini.

Selamat memenuhi rasa penasaran.